Searching...
Rabu, 27 November 2013

FOTO-FOTO: Dahsyatnya Dampak Topan Haiyan Mirip Tsunami Aceh

Sumber : Atjehcyber


Topan Haiyan menyerbu sejumlah wilayah di Filipina Jumat 8 November pekan lalu. Dampaknya sangat dahsyat. Korban tewas diperkirakan mencapai 10 ribu orang. Ribuan rumah hancur rata tersapu angin super kencang.

Topan 'monster' ini telah melalap habis 6 pulau di Filipina. Banyak bangunan dan perumahan yang hancur. Sebagian besar korban tewas terjadi di Pulau Leyte. Bencana ini juga membuat aktivitas warga lumpuh. Listrik mati dan jalur transportasi tak bisa dilalui.

Besarnya efek dari Topan Haiyan ini disamakan dengan bencana tsunami pada 2004 silam yang menimpa kawasan Samudra Pasifik, di mana dampak terbesar terjadi di Aceh.

"Sama tingkat kerusakannya," ucap Ketua Umum PMI Jusuf Kalla. Dituturkan JK yang menjabat Wapres saat Tsunami Aceh, pada Topan Haiyan Filipina banyak bangunan yang rusak parah dan rata dengan tanah akibat hantaman badai dan air yang menerjang pemukiman warga yang berada di pesisir pantai.

"Kerusakannya sangat besar. Banyak mobil rusak seperti dilempar. Jalanan dipenuhi dengan puing-puing. Fenomena ini sama dengan tsunami beberapa tahun lalu," ujar anggota tim penanggulangan bencana PBB, Sebastian Rhodes Stampa mengacu pada tsunami 2004 di Aceh, seperti dikutip dari Nine MSN, Senin (11/11/2013).

Dibutuhkan waktu yang cukup lama untuk merehabilitasi dan merekonstruksi kembali bangunan dan sarana umum/sosial yang rusak akibat badai Haiyan tersebut.
Berikut FOTO-FOTO:

Topan Filipina `Memori` Tsunami Aceh

Bangunan yang rata dengan tanah, jasad-jasad yang bergelantungan di pepohonan, korban jiwa bahkan diperkirakan mencapai 10 ribu orang. Mereka yang selamat pun harus mengalami kondisi menyedihkan.
Bahkan dari ketinggian 36.000 kilometer di atas Bumi, Topan Haiyan terlihat dahsyat. Apalagi, dampak yang ditimbulkan di sebagian wilayah Filipina:

Tak ubahnya Gempa berkekuatan 9,3 skala Richter yang pernah mengguncang Aceh yang terdahsyat dalam kurun waktu 40 tahun terakhir. Sekitar 230 ribu orang tewas di 8 negara, di antaranya Indonesia, Sri Lanka, India, dan Thailand. Ombak tsunaminya setinggi 9 meter.
Kebanyakan orang yang terkena dampak Tsunami 2004 tak mendapat peringatan, gelombang raksasa datang terlalu cepat tanpa diduga. Bahkan, para ahli di Pacific Tsunami Warning Center di Honolulu sempat tak tahu bahwa gempa diikuti tsunami - sampai ada kabar gelombang tinggi menghantam Sri Lanka.

Sementara, aparat Filipina telah memberi peringatan dini, beberapa hari sebelum Haiyan datang. Sebanyak 800 ribu orang sudah pindah ke penampungan yang lebih aman.

Namun, pihak pemerintah sama sekali tak mengira, badai akan diikuti gelombang setinggi 6 meter -- yang akhirnya justru membanjiri penampungan.

Haiyan menghantam wilayah Filipina tengah. Lalu sebagian Vietnam dan China. Meski areanya lebih sempit, Haiyan mengakibatkan kerusakan, termasuk di daerah tinggi yang jauh dari pantai, dipicu angin badai yang kuat.