Searching...
Senin, 28 Oktober 2013

SBY Disadap Amerika, Menkopolkam: “Itu Tidak Benar!”

Sumber : Atjehcyber
Pemerintah membantah Badan Keamanan Nasional Amerika Serikat (NSA) telah menyadap saluran komunikasi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Hal itu disampaikan setelah beredar kabar NSA menyadap nomor telepon 35 pemimpin negara berdasarkan nomor yang diberikan Gedung Putih, Pentagon, dan sejumlah pejabat departemen AS.

"Tidak bisa dipertanggungjawabkan. Intinya kita tidak disadap," kata Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan, Djoko Suyanto, saat ditemui di Istana Negara, Jumat, 25 Oktober 2013. (Lihat: NSA Menyadap Telepon 35 Kepala Negara)

Hal serupa juga disampaikan Menteri Pertahanan Purnomo Yusgiantoro dalam kesempatan yang sama. Ia membantah SBY termasuk salah satu pemimpin negara yang disadap NSA seperti yang dilaporkan buron pembocor data intepol, Edward Snowden.

"Tidak ada yang ke kita. Kita kan punya Lembaga Sandi Negara. Jadi, tidak ada," kata Purnomo.

Sebuah dokumen rahasia dirilis Edward Snowden, NSA bekerja sama dengan sejumlah departemen pemerintah Amerika Serikat mencari nomor telepon politikus asing terkemuka. Salah satu pejabat bahkan dikabarkan menyerahkan 200 nomor pemimpin dunia.

Bukti dari dokumen ini menguat setelah ada dugaan penyadapan terhadap telepon gengam milik Kanselir Jerman Angela Merkel. Sebelumnya NSA juga dilaporkan telah memantau komunikasi pemimpin Brasil dan Meksiko.