Searching...
Rabu, 10 Juli 2013

Surga dan neraka bergantung pilihan manusia

Sumber : Merdeka.Com
Surga dan neraka bergantung pilihan manusia
Allah SWT telah memberikan jaminan berupa surga dan neraka kepada umatNya. Tetapi, Allah tidak pernah menetapkan apakah seseorang pasti masuk surga atau neraka. Allah menyerahkan hal itu pada pilihan manusia sendiri.

Hal itu seperti tertuang dalam Alquran Surat Al Lail ayat 5-10. Arti ayat itu adalah "Adapun orang yang memberi dan bertakwa serta membenarkan hal yang baik, akan Kami mudahkan baginya hal mudah (kebaikan). Tetapi orang yang kikir dan merasa dirinya serba cukup serta mendustakan hal yang baik, maka Kami mudahkan baginya hal yang sulit (keburukan)."

Menurut Wawan Susetya dalam bukunya 'Jika Surga Neraka (Tak Pernah) Ada', Allah memberikan kebebasan kepada manusia untuk memilih keselamatan atau kecelakaan.

Jika manusia memilih kebaikan dalam kehidupannya, maka Allah akan membalasnya dengan hadiah surga. Namun jika manusia mengingkari kebaikan, maka Allah telah menyiapkan neraka bagi mereka.

Wawan menambahkan, hal itu diperkuat dengan kisah Rasulullah seperti diriwayatkan oleh Ali bin Abi Thalib. Ali mengatakan, "Rasulullah sedang duduk bersama sahabat dan di tangannya tergenggam sebuah kayu. Rasulullah mencocok-cocokkan ujung kayu itu ke tanah kemudian membaliknya, lalu bersabda, 'Setiap kamu telah ditentukan tempatnya surga atau neraka'."

Salah satu sahabat bertanya, "Apakah tidak lebih baik kita menyerah saja, ya Rasulullah?"

Rasulullah lantas menjawab, "Tidak boleh, melainkan hendaklah kamu bekerja dan setiap orang memperoleh kemudahan." Kemudian Rasulullah membaca lima ayat dalam Surat Al Lail itu. (HR Imam Bukhari)

Hal ini menunjukkan kewajiban manusia untuk terus berusaha untuk mendapatkan surga atau neraka. Allah pun tidak menilai apa yang dikerjakan manusia dari hasilnya, melainkan proses yang telah dijalani.

(Disarikan dari buku 'Jika Surga Neraka (Tak Pernah) Ada' Wawan Susetya)