Searching...
Selasa, 16 Juli 2013

Ngabuburit di Monju Bandung, cuci mata hingga aksi free style

Sumber : Merdeka.com 
Ngabuburit di Monju Bandung, cuci mata hingga aksi free style
Ngabuburit adalah istilah yang berasal dari bahasa Sunda, burit artinya waktu menjelang malam hari atau waktu Maghrib. Jadi ngabuburit selama bulan puasa ini adalah menunggu atau menghabiskan waktu hingga menjelang waktu azan maghrib datang, yaitu saat berbuka puasa.

Istilah ini belakangan semakin populer dipakai tak hanya di kalangan masyarakat Sunda saja. Berbagai kegiatan dilakukan dari cuma sekadar tidur-tiduran, nonton, bermain game, jalan-jalan, pokoknya kegiatan yang bisa membuat lupa rasa haus dan lapar.

Di Bandung, tepatnya di Monumen Perjuangan (Monju) Jalan Dipatiukur, kini menjadi salah satu lokasi favorit warga untuk menunggu waktu berbuka.

Bukan hanya saja memanfaatkan untuk foto-foto dengan latar Monju itu, tapi jajanan khas, wisata berkuda, dan aksi para bikers andal semua ada di sini. Hm .. waktu benar-benar tak terasa 'ngabuburit' di tempat yang tak jauh dari Gedung Sate, Bandung ini.

Biasanya warga dari berbagai penjuru mulai berkerumun pukul 15.00 WIB. Muda-mudi bersolek di tempat yang kerap disebut 'Monumen Power Ranger' ini. Ditambah atraksi free style bikers, tempat ini seolah menjadi magnet anak gaul Bandung. Para freestyle ini biasanya menampilkan atraksi ekstrem di trek lurus dengan kendaraan roda duanya.

Tepat di depan monumen ada taman memanjang yang digunakan untuk warga melakukan aktivitas olah raga. Tempat ini juga selalu menjadi favorit warga yang hendak mencari keringat. Biasanya mereka lari-lari kecil, bermain badminton dan lainnya.

Tito (24) lebih memilih ruang terbuka tersebut ketimbang main ke mal. Menurutnya ngabuburit tak perlu mahal yang penting menyenangkan. Apalagi tujuan dari ngabuburit itu cuman sekedar menghilangkan atau sedikit menunda lapar sampai saatnya berbuka tiba.

"Saya hampir setiap tahun mengisi waktu menunggu berbuka puasa di sini, kadang sama teman kuliah, atau teman SMA dulu, pokoknya menyenangkan di sini," ujar warga Ujung Berung Bandung ini saat berjumpa merdeka.com.

Dalam kesempatan itu Tito membawa bola sepak. Dia sengaja ingin berlatih kecil sambil menunggu bedug maghrib. Karena hobi sepeda motor, hal itulah yang menjadi alasan Tito memilih tempat ini juga.

"Saya senang lihat aksi freestyle, biasanya ga kerasa tiba-tiba sudah azan saja, tapi tujuan saya ke sini olah raga dulu," jelasnya.

Warga lain, Nadia (18) tiba bersama dua rekannya. Nadia secara terang-terangan datang ke tempat ini hanya sekedar 'cuci mata'. "Saya ke sini cuma cuci mata saja, sambil nonton atraksi free style keren-keren biasanya," tutur perempuan yang baru lulus SMA ini.

Nadia mengaku, setiap tahunnya selalu menyempatkan diri untuk menghabiskan waktu santainya di Monumen Perjuangan. "Di sini kan gratis, paling bayar parkir saja, terus setengah jam mau buka pulang bawa makanan, tinggal pilih, murah-murah juga," ucapnya tersenyum ramah.

Bingung isi waktu ngabuburit ke mana? Mungkin Monju ini bisa menjadi alternatifnya. Menunggu berbuka sambil mencari hiburan di sini tempatnya.