Searching...
Minggu, 07 Juli 2013

123 Mahasiswa dari 8 PTN di Indonesia KKN di Aceh Besar


Ilustrasi | Mahasiswa Unimal mendengar pengarahan dari panitia pelaksana KKN
POTINGAN A.G
123 Mahasiswa dari delapan Perguruan Tinggi Negeri wilayah barat telah tiba di Unsyiah kemarin, Minggu, 23 Juni 2013 untuk mengikuti Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kebangsaan di berbagai daerah di Provinsi Aceh.
Dari jumlah tersebut ada satu mahasiswa berwarga negara Amerika Latin yang tercatat sebagai mahasiswa reguler di Institut Seni Indonesia Padang Panjang, Sumatera Barat. Dari Unsyiah juga ada mahasiswa asing yaitu dua warga negara Turki, dan seorang mahasiswa dari Kazakistan.
Lokasi KKN yang telah direncanakan adalah di 308 Gampong  di  9 kecamatan, yaitu  Seulimuem, Montasik, Blangbintang, Kutabaro, Sukamakmur, Simpang Tiga, Darul Kamal, Darul Imarah, dan Ingin Jaya.
Dari Unsyiah peserta KKN Kebangsaan mencapai 2.012 mahasiswa. Mereka nantinya akan berbaur dengan seluruh peserta dari luar Unsyiah.
Ketua Badan Pelaksana KKN Unsyiah, Dr. Mustanir, melalui rilis yang diterima ATJEHPOSTcom mengatakan KKN Kebangsaan ini mulai berlangsung sejak hari ini Senin, 24 Juni 2013 hingga Rabu 24 Juli 2013 mendatang.
Malam tadi, Minggu 23 Juni 2013, seluruh peserta dibimbing panitia sebagai pembekalan mengenai budaya Aceh, khususnya budaya masyarakat lokal yang menjadi tujuan KKN. Sedangkan hari ini, peserta dari luar Unsyiah akan diterima Rektor Unsyiah, Prof. Samsul Rizal di ruang kerjanya.
“Pelepasan para peserta KKN secara resmi direncanakan akan dilakukan oleh Wakil Menteri Pendidikan Prof. Dr. Musliar Kasim. Waktu untuk pelepasan akan disesuaikan dengan jadwal wakil menteri,” ujarnya.
Tema KKN Kebangsaan ini adalah Optimalisasi Potensi Gampong. “Melalui berbagai kegiatan yang sesuai dengan bidang ilmu masing-masing peserta KKN, mahasiswa peserta KKN akan mempraktikkan ilmu yang mereka geluti selama ini, namun sesuai dengan kebutuhan masyarakat lokasi setempat. Mahasiswa sudah survey, sementara untuk mahasiswa luar Unsyiah survey sudah dilakukan oleh dosen pembimbing lapangan, dilanjutkan dengan pembuatan proposal dan dikonsultasikan dengan dosen pembimbing masing-masing. Harapannya kegiatan yang akan dilaksanakan memang berdasarkan need assesment, sehingga akan tepat sasaran,” katanya.
Dari KKN Kebangsaan ini diharapkan pembangunan masyarakat gampong bisa terwujud melalui pengabdian mahasiwa. Bagi mahasiswa diharapkan akan membentuk komunikasi, kerja tim, dan mampu memotivasi dan berempati pada masyarakat setempat. Sedangkan bagi mahasiswa luar diharapkan bisa memahami adat istiadat Aceh dan mengetahui karakter masyarakatnya.
Sedangkan bagi masyarakat setempat ini merupakan kesempatan untuk menunjukkan budaya Aceh yang memuliakan tamu, sebagai bangsa yang terbuka, ramah dan santun.[] ihn
Sepuluh PTN peserta KKN Kebangsaan tersebut adalah:
Unsyiah                                                                        : 1.889 orang terdiri dari 739 laki & 1.150 perempuan
Universitas Riau, Pekanbaru                                   :30  orang  terdiri dari  18 laki dan 12 perempuan
Univ. Islam Negeri Sultan Starif Kasim Riau        :10 orang terdiri dari   5 laki dan 5 perempuan
Uversitas Tirtayasa, Banten                                     : 8 orang terdiri dari 5 laki dan 3 perempuan
Institut Pertanian Bogor                                            : 10 orang  terdiri dari 4 laki dan 6 perempuan
Universitas Andalas, Padang                                  : 16 orang terdiri dari 8 laki dan 8 perempuan
Institut Seni Indonesia, Padang Panjang              : 2 orang laki-laki
Universitas Malikussaleh, Lhokseumawe            : 20 orang terdiri dari 16 laki 4 Perempuan
Univeritas Tanjung Pura, Pontianak                       : 6 rang laki-laki
Universitas Sriwijaya                                                 : 21 Orang terdiri dari 12 laki-laki 9 perempuan